BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA

Walau liburan, nggak berarti kita nggak bisa belajar sejarah, kan? Dengan pemandu yang jelas dan nggak membosankan, keinginan kamu untuk mengetahui lebih jelas tentang perjuangan bangsa merebut kemerdekaan akan terpuaskan tanpa merasa digurui. Museum ini juga memiliki fasilitas yang lengkap miniature dan replica serta koleksi lukisan. Selain itu, terdapat pula 4 ruang pameran minirama sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Jam buka museum adalah Selasa-Kamis jam 08.30-13.30. Bagi kalian yang suka dengan sejarah, pasti museum ini masuk.


Benteng Vredeburg didirikan pada tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono  I atas permintaan Belanda dengan bentuk sederhana.

Dengan dalih untuk menjaga keamanan Sultan, Gubernur Belanda W.H Van Ossenberg mengusulkan agar benteng dibuat lebih permanen. Tahun 1767 benteng mulai disempurnakandan selesai tahun 1787 dan diberi nama “Rustenburg” (benteng peristirahatan). Namun pada tahun 1867 terjadi gempa bumi yang mengakibatkan rusaknya sebagian benteng, dan setelah perbaikan namanya dirubah menjadi “Vredeburg” (benteng perdamaian).

 

Secara historis sejak awal berdirinya sampai sekarang telah mengalami pergantian penguasaaan serta fungsi ; sebagai benteng pertahanan VOC/Belanda (1761-1811), markas militer tentara Inggris (1811-1816), markas militer tantara Belanda (1816-1942), markas militer tentara jepang (1942-1945), markas militer Republik Indonesia (1945-1977) dan sejak tahun 1977 dikelola oleh Pemda meskipun secara yuridis formal masih tetap milik Kasultanan.

Pada tanggal 9 Agustus 1980 benteng Vredeburg ditetapkan sebagai Pusat Informasi dan Pengembangan Budaya Nusantara atas persetujuan Sri Sultan Hamengkubuwono  IX dan Mendikbud Daoed Joesoef. Kemudian melalui Surat Keputusan Mendikbud nomor : 0224/U/81 tanggal 15 Juli 1981 Vredeburg ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya.

Selanjutnya Mendikbud Prof.Dr.Nugroho Notosusanto  bersama Sri Sultah Hamengkubuwono IX sepakat untuk memanfaatkan bekas benteng Vredeburg sebagai Museum Perjaungan Nasional dan pada tanggal 11 Maret 1987 mulai dibuka untuk umum. Dan mulai tanggal 23 November 1992, bangunan Vredeburg secara resmi menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Yogyakarta.

Koleksi yang ada dalam benteng tersebut adalah : bangunan benteng itu sendiri, koleksi minirama sejarah perjuangan nasional Indonesia, koleksi realia, replica lukisan dan foto-foto yang terkait dengan perjuangan Bangsa Indonesia di wilayah Yogyakarta.

Selain indoor, untuk outdoor nya juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, yaitu : anjungan, wisata sepeda onthel, hotspot area dan lain-lain. Apalagi lokasinya yang berdampingan dengan Malioboro dan Pasar Beringharjo, membuat pencapaian lokasi benteng sangat mudah sekali.

Kalau ke Jogjakarta wajib n harus mampir ke Benteng Vradeburg!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tentang taoefiq27

I'm only usual man
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s