PERUBAHAN TRADISI MASYARAKAT

PERUBAHAN TRADISI MASYARAKAT

Tradisi adalah kebiasaan turun-temurun yang masih dijalankan dalam masyarakat. Tradisi juga merupakan penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yang telah ada merupakan cara yang paling baik dan benar. Era globalisai berpengaruh pada perubahan tradisi. Tradisi warisan leluhur bangsa Indonesia mengalami perubahan terutama tradisi kuno yang tidak dapat diterima akal. Masyarakat pada era globalisasi lebih mendasarkan pada akal pikiran dalam bertindak. Misalnya:
1. Tradisi masyarakat tertentu yang meminta pertolongan pada benda mati dengan menghidangkan sesajen di bawah pohon.
2. Pada waktu hamil jangan membunuh hewan nanti anak yang dikandung meninggal.
3. Kalau ada orang meninggal telinga anak kecil diberi kapur supaya tidak didatangi orang yang meninggal tersebut.
Berbagai tradisi yang baik dipertahankan hidup di masyarakat berbagai seni, tradisi untuk kepentingan pariwisata, dan tradisi sebagai kekayaan budaya bangsa. Tradisi yang mulai ditinggalkan karena mengeluarkan biaya yang besar contohnya:
1. Upacara adat pernikahan
2. Siraman pada waktu pernikahan

3. Turun tanah
4. Selapanan
Contoh perubahan tradisi di masyarakat:
1. Pada waktu Hari Raya Idul Fitri dulu satu rumah mengirimi berkat di semua warga yang ada di kampungnya.

Tentang taoefiq27

I'm only usual man
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s